Kembali ke Cerita Inspiratif
Inspirasi

Satu Surat untuk Diri Sendiri

Satu Surat untuk Diri Sendiri

Sebagai bagian dari proses terapi, seorang perempuan diminta untuk melakukan sesuatu yang terdengar sederhana namun terasa sangat berat: Menulis surat kepada dirinya yang lebih muda.

Ia duduk selama lama di depan selembar kertas kosong. Terlalu banyak yang ingin ia katakan. Terlalu banyak yang dulu ingin ia dengar tapi tidak pernah ada yang mengatakannya.

Kata-kata yang akhirnya mengalir

Surat tangan yang ditulis dengan tinta di atas kertas

Lalu kata-kata itu mulai mengalir. Ia menulis:

"Kamu akan melewati ini. Bukan tanpa luka — tapi kamu akan melewatinya. Dan di seberang sana ada versi dirimu yang lebih kuat, lebih lembut, dan lebih sungguh-sungguh hidup."

Ketika ia membaca ulang surat itu beberapa bulan kemudian, ia sadar bahwa ia telah menjadi perempuan yang ia tuliskan. Semua yang ia harapkan untuk dirinya yang lebih muda — ia sudah menjadi itu sekarang. Tanpa ia sadari. Satu hari demi satu hari.

Kadang kita hanya perlu mengingatkan diri sendiri: kita lebih tangguh dari yang kita kira. Dan kita sudah jauh lebih jauh dari yang kita sadari.